V For Vendetta

MOVIE PROFILE

V For Vendetta
Director : James McTeague

Genre : Action, Sci-Fi, Thriller

Release Date : 17 March 2006 (USA)
Starring : Natalie Portman, Hugo Weaving
Written By : Andy Wachowsky, Lana Wachowsky
Distributed By : Warner Bros Pictures







Film yang menuai banyak kontoversi atas penayangannya di berbagai negara ini 'sebenarnya' diadaptasi dari sebuah komik karya Alan moore dan Davil Llyod yang berjudul V for Vendetta. Mengapa 'sebenarnya'? karna versi film dari buku tersebut mendapat kenyataan yang berbeda dari isi bukunya, banyak perbedaan-perbedaan mencolok antara kedua versi ini, bahkan penulisnya sendiri, Alan Moore mengatakan "versi film dari V For Vendetta adalah sampah".

Hal-hal yang seharusnya menjadi pesan moral bagi para penikmat cerita tersebut banyak yang tidak tersampaikan. Bahkan banyak yang mengatakan bahwa hal yang sebenarnya hilang adalah karakter sesungguhnya dari V itu sendiri. V dalam versi orisinilnya, adalah seorang anarkis yang menentang pemerintahan mutlak dan menjunjung tinggi hak dan kebebasan masyarakat, ia menanamkan pemikiran bahwa tidak seharusnya masyarakat dikuasai dan dikelabui oleh oknum yang mencekokan kebenaran yang sebenarnya tidak benar atau bisa disebut kebenaran yang dibuat-buat oleh kaum yang menganggap diri mereka paling benar, yaitu pemerintah itu sendiri beserta kacung-kacungnya.

Berbeda dengan versi filmnya yang dibuat seolah tujuan utama V bukanlah anarkisme melainkan kekacauan. Dalam bukunya, ada sebuah episode dimana kekacauan merebak di seluruh penjuru negri dan V berdiam diri merenung di Shadow Gallery, tempat persembunyiannya. Saat ditanya oleh Evey tentang apakah situasi seperti itu yang ia inginkan (dimana kekacauan merebak, dan penjarahan terjadi di mana-mana), V menjawab, "anarki bukanlah seperti demikian, ini adalah Chaos". Lanjutnya "anarki adalah masyarakat 'do what you will' (lakukan apa yang kau inginkan), sementara chaos hanyalah masyarakat 'take what you want' (ambil yang kau inginkan). Hal-hal seperti inilah yang membuat pesan sesungguhnya dari si penulis seperti hilang dalam film ini.

Namun bagaimanapun juga, film yang digarap oleh Wachowsky bersaudara ini tak bisa dikatakan jelek atau tidak menghibur. Menghabiskan waktu anda selama 132 menit untuk berfikir tentang pentingnya kemerdekaan berbangsa dan bernegara dengan menikmati kalimat-kalimat bijak yang memukau bukanlah hal buruk. Saya suka film ini.


RESENSI

















Cerita berawal dari kehidupan Inggris era masa depan saat dipimpin oleh para fasis yang otoriter. Masyarakat seratus persen dibawah kendali pemerintahan mutlak konselor Adam Sutler (Jhon Hurt) di mana tidak ada kebebasan sipil, menyuarakan pendapat, memilih agama, dan berbahayanya menjadi 'berbeda' di negara tersebut. Seseorang yang berdandan rupa Guy Fawkes pun hadir dan menghadirkan sebuah revolusi, ia menamai dirinya V (Hugo weaving).

Aksi V di tanggal 5 November ia ilhami dari kegagalan Guy Fawkes menghancurkan gedung parlemen Inggris berabad-abad lalu. Pada tanggal tersebut, bertepatan dengan aksi pertamanya meledakan gedung pengadilan kriminal Inggris Old Baley, V bertemu dengan seorang wanita bernama Evey (Natalie Portman). Evey adalah salah satu korban kekejaman rezim pemerintahan Adam Sutler, orang tuanya dibunuh karna terlalu banyak cerewet soal keadilan pemerintah, adiknya pun meninggal karna sebuah insiden wabah St. Marry yang ternyata dalangnya juga pemerintah. Namun selama itu Evey hanya mampu diam, sama seperti halnya masyarakat lain yang terlalu takut menghadapi pemerintah. Namun setelah bertemu V, pandangan Evey terhadap apa yang seharusnya dilakukan untuk menghadapi pemerintah berubah, keberaniannya pun memuncak, ia direkrut V untuk menjadi penerusnya.

Setelah meledakkan Old Baley, V mengancam akan meledakkan gedung parlemen pada tanggal 5 november berikutnya dan mengajak para penduduk Inggris untuk menemukan kebenaran yang sebenarnya. Dalam masa tenggang satu tahun tersebut, sorang petugas kepolisian bernama Finch (Stephen Rea) berusaha mengungkap siapa sebenarnya pria di balik topeng Guy Fawkes tersebut dan mengungkap tabir rahasia di balik pemerintahan negaranya yang selama ini disembunyikan dari hadapan publik.

Satu tahun hari demi hari berjalan, sementara para polisi masih terus berusaha mencari keberadaan dan identitasnya, V melancarkan serangkain pembunuhan para petinggi negara yang tak tersentuh hukum karna hukuman itulah satu-satunya cara mereka untuk bisa disentuh hukum atas kesalahan keji mereka di masa lalu.


Cast


Natalie Portman - Evey Hammond





Hugo Weaving - V







Stephen Rea - Mr. Finch





Stephen Fry - Deitrich






John Hurt - Adam Sutler









M for Movie!



'J-sparrow'

xXx

MOVIE PROFILE

xXx
Director : Rob Cohen

Genre : Action, Adventure
Release Date : 9 August 2002 (USA)
Starring : Vin Diesel, Samuel L. Jackson

Written By : Rich Wilkes
Distributed By : Columbia Pictures









xXx State Of The Union
Director : Lee Tamahori
Genre : Action, Crime
Release Date : 29 April 2005 (USA)

Starring : Ice Cube, Samuel L. Jackson
Written By : Rich Wilkes, Simon Kinberg
Distributed By : Columbia pictures








(Coming Soon)
xXx The Return Of Xander Cage
Director : Rob Cohen

Genre : Action, Adventure

Release Date : 2011 (USA)
Starring : Vin Diesel, Samuel L. Jackson
Written By : Jhon D. Brancato, Michael Ferris

Distributed By : Columbia Pictures





Vin Diesel... you know what Vin Diesel mean? Vin Diesel means Action Begins! Pria plontos kelahiran New York 18 Juli 1967 ini nggak ada habisnya menampilkan adegan-adegan luar biasa di setiap film yang dibintanginya, mulai dari The Chronicle Of Riddick, The Pacifier, Fast and Furious series so this is it! Triple X. Pertama kali saya nonton Triple X saat ditayangkan di Trans TV tahun 2008, Damn it man! this is coolest movie i've ever seen, dan sangat disesalkan saya kecolongan lima tahun melewatkan film keren yang penuh aksi gila ini.

Untuk cerita sekuelnya yaitu xXx: State Of The Union yang rilis tahun 2005 dan dibintangi Ice Cube, juga tidak kalah seru dengan sebelumnya meski sedikit merubah genre film yang tadinya Act-Adv menjadi Act-Crime karna memang tidak banyak atraksi-atraksi seru seperti yang ditampilkan di sekuel awalnya. Dalam film ini, Ice Cube memerankan the second xXx dengan sangat baik, namun masih saja banyak yang membanding-bandingkannya dengan pemeran xXx pertama yaitu Vin Diesel. Satu lagi yang membuat kedua film ini lebih hidup dan tak diragukan lagi kualitasnya adalah hadirnya bintang kawakan Samuel L. Jackson yang disebut-sebut sebagai salah satu top ten coolest man in movies. Setelah melalui sekuel keduanya, film yang disutradari Rob Cohen ini juga sudah direncanakan untuk sekuel ketiganya yaitu xXx: The Return Of xander Cage yang akan luncur tahun 2011 nanti dan tentunya dibintangi oleh Vin Diesel kembali.

Meski saat pertama kali film ini luncur sempat mendapat bermacam-macam reveiw, namun tetap saja langsung diterima dengan baik dihadapan public yang gemar akan film-film aksi bahkan juga Triple X merupakan keberhasilan financial bagi studionya, film ini menjadi film terlaris sedunia yang mencapai untung $277.448.382.


RESENSI

xXx


















NSA sedang berhadapan dengan Anarchy 99, yaitu organisasi bawah tanah para pemberontak eropa timur yang dipimpin oleh Yorgi (Marton Csokas). Agent August Gibbons (Samuel L. Jackson) pun mendapat tugas untuk menangani kasus ini, namun ia membutuhkan seorang mata-mata yang tidak mudah dicurigai oleh musuh. Keputusannya pun jatuh Xander Cage (Vin Diesel) yang selama ini telah menjadi incaran para polisi. Cage adalah seorang penggila olahraga extreme, ia lebih dikenal sebagai xXx oleh fans-fans yang menyukai aksi-aksi gilanya, Cage ditangkap setalah mencuri mobil senator Dick Hotchkiss' Corvette (Tom Everett) untuk dijadikan objek hoby gila-gilaanya itu.

Agar ia tebebas dari jeratan hukum yang menimpanya, Xander harus menerima tawaran Gibbons untuk menjadi mata-mata organisasi tersebut. Awalnya ia menolak, namun karna hal itu adalah satu-satunya jalan ia terbebas dari hukum, maka ia menerimanya. Cage pun berhasil mengumpulkan info-info yang diinginkan Gibbons, namun ternyata misinya tidak hanya sampai disitu, ia harus berhadapan langsung dengan terorist-terorist rusia tersebut karna salah seorang polisi korup membongkar rahasianya kepada Yorgi. Kini ia harus menghadapi musuh yang pintar, terorganisir, dan kejam melebihi apa yang ia bayangkan, Selain itu Xander pun harus berjuang menyelamatkan seluruh penduduk kota dari ancaman senjata biologis yang diluncurkan oleh organisasi Yorgi.


xXx: State Of The Union





















Xander Cage di laporkan meninggal di Bora Bora. Darius Stone (Ice Cube) seorang mantan US Navy Seal yang dipenjara selama 20 tahun karena tidak patuh pada perintah langsung dan mematahkan rahang komandannya dipilih oleh Gibbons untuk menjadi agent xXx selanjutnya dan dikirim ke Washington DC untuk melacak faksi militer AS yang berusaha menggulingkan pemerintah dan membunuh president (Peter Straus).

Stone akhirnya mengetahui bahwa ternyata dalang dibalik konspirasi tersebut adalah Menteri Pertahan AS, George Deckert (Willem Dafoe), mantan komandan Navy Seal yang ia patahkan rahangnya dulu. Deckert berhasil menangkap Gibbons dan memalsukan kematiannya untuk dijadikan kambing hitam saat misinya mengacaukan pemerintah berhasil. Misi Deckert yang sebenarnya adalah menggantikan posisi President AS, karna itu Deckert sudah mempersiapkan tentaranya dengan sangat baik dan terlatih. Namun agent xXx baru, Darius Stone, mempunyai rencana lain untuk menghadapinya, ia dan seorang agent polisi bernama Kyle (Scott Speedman) pun bersatu untuk menghentikan Deckert.


xXx: The Return Of Xander Cage

(Coming Soon)


CAST

xXx



Vin Diesel-xander Cage



Samuel Jackson-August Gibbons











Asia Argento - Yelena



Marton Csokas - Yorgi











xXx: State Of The Union



Ice Cube-Darius Stone



Samuel Jackson-August Gibbons















Willem Dafoe - George Deckert



Scott Speedman - Kyle















M for Movie!



'J-sparrow'


G.I JOE RISE OF COBRA

MOVIE PROFILE

G.I Joe Rise Of Cobra
Director : Stephen Sommers
Genre : Action, Sci-fi, Adventure

Release date : 7 August 2009 (USA)

Starring : Channing Tatum, Marlon Wayans

Writen By : Stuart Beattie, David Elliot, Paul Lovet
Distributed By : Paramount Pictures























Well! pesawat-pesawat tempur canggih, baju robot, high-tech weapon, invisible clothe, tembak-tembakan seru sampai sword tricks and kungfu, you got all on this damn movie man....
Yups! G.I Joe Rise Of Cobra, film super asik and canggih ini memang bukan film tercanggih yang pernah ada, masih ada Avatar yang budgetnya sampai $237 juta dan memang super duper high-tech, tapi siapa mau protes kalau G.I Joe juga patut di acungkan empat jempol? Film keluaran Pramount Pictures ini membutuhkan anggaran yang cukup lumayan sekitar $175 juta, Transformer masih kalah jauh dengan ini.

Mengenai aksi-aksi didalamnya, film yang dibuat berdasarkan franchise mainan anak-anak G.I. Joe: A Real American Hero yang diproduksi oleh Hasbro antara tahun 1982 dan tahun 1994 ini juga tidak kalah OK dengan film-film aksi high-tech lainnya. Kejar-kejaran antara tim Joe dan tim Cobra di jalan raya patut mendapat gelengan kepala dari para penontonya, bagaimana tidak? Chunning Tatum dan pasangan mainnya Marlon Wayans dengan mengenakan baju robotnya benar-benar keren saat berlarian di jalanan itu, tabrak mobil kanan, tabrak mobil kiri, loncat dari satu mobil ke mobil lain, terbang (baca: loncat) hingga menembus (baca: nabrak) badan kereta, sangatlah menegangakan bagi mereka yang gemar aksi-aksi gila seperti dalam film XXX. Jangan lupakan juga koroegrafi pertarungan seru antara snake eyes dan shadow storm, aksi tempur kapal selam di lautan es, juga aksi Marlon wayans menyelamatkan bumi Moscow dan Washington. Maka harus diakui bahwa orang-orang ini sangat terampil dalam memainkan stylenya.

RESENSI

Duke Hauser (Channing Tatum) dan rekannya Ripcord (Marlon Wayans) mendapat tugas untuk mengawal sebuah koper berisi nanomites produksi sebuah perusahan senjata bernama M.A.R.S yang dipimpin oleh McCullen (Christopher Eccleston). Namun di tengah perjalanan mereka diserang oleh pasukan Ana Lewis/Baronnes (Sienna Miller) yang merupakan kekasih Duke empat tahun silam. Kalah dalam persenjataan, Duke dan Ripcord hampir saja celaka jika tidak karena bantuan dari unit pasukan khusus G.I Joe yang dipimpin oleh General hawk (Dennis Quaid). Meski mereka selamat, ternyata pihak lawan tidak menyerah dan akhirnya berhasil mengambil nanomites tersebut. Duke dan Ripcord pun bergabung dengan G.I Joe, mereka dan beberapa tim Joe lainnya harus berusaha untuk mendapatkan kembali nanomites yang akan digunakan untuk menguasai dunia oleh organisasi Cobra. Duke juga ingin mengetahui apa yang terjadi pada Ana kekasihnya dulu sampai ia bisa bergabung dengan organisasi tersebut.

Pemimpin M.A.R.S, McCullen, ternyata juga ada dibalik organisasi ini, ia berupaya untuk menghancurkan dunia dengan nanomites yang dapat melelehkan segala bentuk logam dan besi. Misi pertamanya adalah menghancurkan kota paris dengan menembakan nanomites ke menara Eiffel yang berhasil dihentikan oleh Duke meskipun agak terlambat dan berakhir dengan ditangkapnya ia oleh Cobra. Dengan tertangkapnya Duke, Ripcord dan tim Joe lainnya yaitu Scarlett (Rachel Nichols), Snake Eyes (Ray Park), Heavy Duty (Adewale Akinnouye Agbaje), dan Breaker (Said Taghmoui) harus terus berusaha untuk menghentikan kejahatan Cobra.

CAST


Channing Tatum - Duke Hauser



Marlon Wayans - Ripcord















Sienna Miller - Ana Lewis/Baronnes



Rachel Nichols - Scarlett















Dennis Quaid - General Hawk



Ray Park - Snake Eyes

















Adewale Akinnouye Agbaje - Heavy Duty


Said Taghmoui - Breaker











Crishtopher Eccleston - McCullen










M for Movie!



'J-sparrow'

BANLIEUE 13

MOVIE PROFIL

Banlieue 13
Director : Pierre Morel

Genre : Action, Crime, Sci-fi, Thriller

Release Date : 10 November 2004 (France)
Starring : Cyrill Rafaelli, David Belle
Writen By : Luc Besson, Bibi Naceri
Distributed By : EuropaCorp, Magnolia Pictures






Banlieue 13-Ultimatum
Director : Patrick Alessandrin

Genre : Action, Crime, Thriller

Release Date : 18 February 2009 (France)

Starring : Cyrill Rafaelli, David Balle

Written By : Luc Besson

Distributed By : EuropaCorp, Magnolia Pictures

























Film aksi yang beraksi dengan seribu aksi adalah Banlieue 13, bagaimana tidak? kedua Film garapan Pierre morel dan patrick alessandrin ini benar-benar membuat saya harus menontonnya berulang-ulang. Aksi-aksi ekstrim dari David Balle dan Cyrill Rafaelli di setiap setnya membuat pelahap film aksi tak dapat mengedipkan mata, takut terlewat sedetik saja adegan david Balle naik terjun gedung-gedung pencakar langit karna itu sangat merugikan, apalagi jika menonton di TV atau bioskop, tidak bisa di putar ulang!


Film asal Prancis berdurasi 85 (Banlieue 13) dan 92 (Banlieue 13-Ultimatum) menit ini sungguh digarap sangat apik oleh si empunya dengan ending yang memuaskan. Banlieue 13 merupakan gambaran penting untuk urutan film-film aksi yang dikerjakan tanpa banyak campur tangan efek yang dihasilkan oleh komputer, aksi-aksi di dalamnya benar-benar nyata dan ril.

Banlieue 13-Ultimatum sempat keluar dalam versi inggris yaitu District 13-Ultimatum yang rilis 26 oktober 2009 dan ditayangkan di Amerika Serikat pada screening bebas di New York tanggal 28 Januari 2010. So, siapa bilang film-film keren hanya bisa di hasilkan oleh pedagang-pedagang Amerika?

RESENSI

Banlieue 13 merupakan sebuah benteng atau tembok yang membatasi penduduk sipil asli orang-orang barat dengan sosok-sosok kumuh rambut hitam dan tidak bermata biru mulai dari orang-orang Afrika, Cina, Arab dan juga Skin Head. Tempat Itu dikendalikan Oleh penguasa kejam bernama Taha Bemamud (Bibi Naceri). Seorang berandal muda bernama Leito (David Belle) bertekad untuk mengahancurkannya. Ia pun berhasil menangkap Taha dan membawanya ke kantor polisi. Namun malang ternyata polisi korup tersebut berpihak pada Taha dan membebaskannya. Leito pun akhirnya dimasukkan penjara sedangkan adiknya Lola (Dany Verissimo) ditawan oleh Taha dan diperlakukan seperti anjing.

Enam bulan kemudian sebuah bom dengan timer otomatis yang siap meledak kurang dari 24 jam dicuri oleh Taha, pemerintah Prancis menugaskan seorang polisi muda berbakat bernama Damian (Cyrill Rafaelli) untuk menjinakan bom tersebut. Sedangkan memasuki benteng itu bukanlah hal mudah, Damian membutuhkan seseorang yang benar-benar mengerti seluk beluk B13. Berpacu dengan Waktu, Damian dan Leito pun harus bekerja sama untuk menemukan dan menghentikan bom yang dapat melahap habis seisi distrik.

Pada akhirnya mereka berhasil membuat Taha terbunuh dan mendapatkan bom itu, tapi jauh dari dugaan mereka, ternyata pemerintahan Prancis memiliki misi yang sangat kejam yaitu menghancurkan daerah yang dianggap liar dan tidak patuh hukum tersebut. Kematian Taha yang menjadi penguasa di daerah itu ternyata tidak mampu membuat B13 menjadi aman. Kosongnya kekuasaan membuat lima kelompok etnis di sana saling berperang memperebutkan kursi kekuasaan yang ditinggalkan Taha.

Di sisi lain, pemerintah Perancis masih berencana untuk membumihanguskan wilayah tersebut meski pada misi pertama mereka gagal. Harapan seluruh warga District 13 bergantung pada Damien dan Leito. Sedangkan mereka juga harus menghadapi campur tangan pihak lain yang berusaha mengambil keuntungan dari pemusnahan District 13. Bila Damien dan Leito tak berhasil meyakinkan kelima para 'petinggi' lima kelompok etnis di wilayah kumuh ini untuk bersatu, maka tak ada lagi harapan untuk distrik tersebut.

CAST

Cyrill Rafaelli - Damian Tomaso


David Belle - Leito













Bibi Naceri - Taha Bemamud
(Banlieue 13)


Dany Verissimo - Lola
(Banlieue 13)







Daniel Duval - Walter Gassam
(Banlieue 13-Ultimatum)


Phillipe Torreton - Le President
(Banlieue 13-Ultimatum)













M for Movie!



'J-sparrow'

Powered by Blogger